Analisis Literasi Keuangan Syariah pada Ulama Muhammadiyah di Kabupaten Cirebon

Main Article Content

Muhamad Faizal Reza
Yanuar Isyanto
Karlina

Abstract

This study aims to analyze the level of Islamic financial literacy among Muhammadiyah scholars in Cirebon Regency. Islamic financial literacy plays a strategic role in promoting the use of financial products and services that comply with Sharia principles. This research employs a qualitative descriptive approach using in-depth interviews with several Muhammadiyah scholars who possess religious authority and social influence. The collected data were analyzed descriptively through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing, accompanied by source triangulation to ensure validity. The findings indicate that most Muhammadiyah scholars possess a solid basic understanding of Islamic financial principles; however, their comprehension of Sharia contracts and contemporary financial instruments remains limited. Factors such as educational background, experience, access to information, and engagement in Sharia-based economic activities significantly influence their level of literacy. These results underscore the necessity of more structured and continuous Islamic financial education and mentoring programs for scholars so that they can play a more effective role as agents of Islamic economic literacy within society.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Analisis Literasi Keuangan Syariah pada Ulama Muhammadiyah di Kabupaten Cirebon. (2025). Rayah Al-Islam, 9(4), 593-605. https://doi.org/10.37274/rayahalislam.v9i4.42

References

Abdullah, A., & Chong, R. (2019). Financial literacy and trust in Islamic financial institutions: Evidence from Malaysia. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 10(5), 662–678. https://doi.org/10.1108/JIABR-03-2017-0038

Ahmadi, A. Y. (2023). Analisis yuridis hukum ekonomi syariah dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 7(1), 334–346.

Ansori, I. (2020). Perkembangan lembaga keuangan syariah di daerah pedesaan: Studi kasus di Kabupaten Cirebon. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2), 115–128. https://doi.org/10.18860/jebs.v8i2.10083

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Devi, A., Warasniasih, N. M. S., Masdiantini, P. R., & Musmini, L. S. (2019). The impact of financial literacy, financial attitude, and locus of control on financial management behavior. International Journal of Business, Economics and Law, 19(5), 33–39.

Demirguc Kunt, A., Klapper, L., & Randall, D. (2016). Islamic finance and financial inclusion: Measuring use of and demand for formal financial services among Muslim adults (Policy Research Working Paper No. 6642). Washington, DC: The World Bank. https://doi.org/10.1596/1813-9450-6642

Djawahir, A. U. (2018). Teknologi layanan keuangan, literasi inklusi keuangan, dan value pada fintech syariah di Indonesia. Proceeding of the Annual Conference for Muslim Scholars (pp. 45–56). Kopertais Wilayah IV Surabaya.

El Alimi, A. (2023). Literasi keuangan syariah pelaku UMKM di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1), 45–58

Geertz, C. (1960). The religion of Java. Chicago: University of Chicago Press.

Herawati, H. (2022). Analisis tingkat literasi keuangan syariah mahasiswa serta pengaruhnya terhadap minat mahasiswa. Jurnal Ekonomi Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 5(2), 115–128.

Herawati, H., & Santoso, R. (2022). Literasi keuangan syariah dan kepercayaan terhadap lembaga keuangan syariah. Jurnal Ekonomi Islam, 10(1), 22–35.

Horikoshi, H. (1987). Kyai and the changing Indonesian society. Tokyo: The Institute of Developing Economies.

Irfan, L., & Laily. (2016). Ekonomi pembangunan syariah. Jakarta: Rajawali Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Desain induk gerakan literasi sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Gerakan literasi nasional. Jakarta: Kemdikbud.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyadi, M. (2023). Pemahaman ulama terhadap produk lembaga keuangan syariah. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 9(2), 112–124.

Nasution, D., Fahmi, M., & Huda, N. (2019). Literasi keuangan masyarakat Indonesia: Analisis hasil survei nasional OJK. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 7(3), 201–212.

Nuraini, A., & Monoarfa, H. (2024). Perkembangan studi literasi keuangan syariah: Analisis bibliometrik. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 12(1), 5–18.

Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (revisit 2017). Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2020. Jakarta: OJK.

Said, A., & Ali, H. (2020). Literasi keuangan syariah di kalangan dai dan ulama di Jawa Barat. Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam, 6(2), 101–115.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.